Kamis, 22 November 2012

Jaleuleuja! Hayu urang ulin

Jaleuleu Ja! Hayu Urang Ulin!P
Oleh Kimung
Senja. Langit bersih dan cerah. Terlihat
para petani bersiap pulang. Sementara itu, di
tengah pematang yang mengering membentuk
tegalan terdengar sorak-sorai dan tawa anak-anak
sedang bermain. Sesekali terdengar nyanyian
mengiringi permainan mereka.
Di antara keramaian, terlihat sekitar 10
anak bersiap-siap bermain Oray-orayan
(Indonesia: Ular-ularan). Mereka baris ke
belakang. Tangan memegang bahu atau pinggang
teman di depannya. Anak yang paling tinggi berada
di posisi terdepan, berperan sebagai kepala ular.
Yang berperan sebagai ekor dipilih anak terkecil
tetapi paling gesit. Sang kepala ular harus
menangkap ekor ular. Ekor sedapat mungkin harus
menghindari tangkapan kepala ular.
Barisan bergerak meliuk-liuk seperti
gerakan ular sambil bernyanyi riang:
Oray-orayan luar leor mapay sawah –
Entong ka sawah parena keur sedang beukah –
Mending ge teuleum di leuwi loba nu mandi – Saha
nu mandi, anu mandina pandeuri.
Setiap nyanyian usai, kepala ular berusaha
menangkap ekor sambil mengeluarkan bunyi kok…
kok…kok… Sementara itu, badan ular berlari-lari
kecil menurutkan ke mana kepala ular mengejar
sang ekor.
Ada kalanya badan ular terputus. Riuhlah
anak-anak tertawa-tawa dan kembali menyusun
barisan untuk memulai kembali permainan. Bila
sang ekor tertangkap, ia harus keluar dari barisan.
Makin lama permainan berlangsung, badan ularpun
semakin pendek. Saat badan ular tinggal tiga atau
lima orang, anak-anak kembali mengulang
permainannya dari awal
Di sisi lain, terlihat lima anak bermain
Anyam-anyaman . Mereka membentuk lingkaran,
posisi tubuh saling membelakangi, tangan saling
berpegangan, dan saling mengaitkan sebelah kaki.
Sambil bergerak berputar-putar mereka
menyanyikan syair :
“Pakait-kait suku – Bitisna patumpang-
tumpang – Anyaman masing pageuh – Tacan lesot
ulah reureuh – Pakait-kait suku – Bitisna
patumpang-tumpang – Anyaman masing kuat –
Tacan lesot ulah lumpat – Pakait-kait suku –
Bitisna patumpang-tumpang – Nganyamna ulah
rusuh – Mun rusuh sok gampang labuh”
Sebagian anak-anak yang lainnya saling
bekejaran dan bersorak-sorai gembira
menyanyikan syair: Jaleuleu ja – tulak tuja eman
gog – seureuh leuweung bay – ucing katunggang
songsong ngek. Mereka berlari-lari saling
berkejaran. Tertawa-tawa bahagia.
***
Permainan anak desa (kaulinan urang
lembur ) tersebar hampir di seluruh pedesaan di
Jawa Barat sebagai bentuk kebudayaan rakyat.
Setiap permainan, selalu diiringi nyanyian
( kakawihan barudak ) yang berbeda-beda.
Nyanyian tersebut digemari anak-anak karena
syairnya yang lucu, sederhana, dan gembira. Lebih
dari itu, lagu-lagu memuat pesan nilai-nilai luhur
kebudayaan rakyat tradisional.
Dalam lagu Oray-orayan , misalnya, dapat
ditemukan pesan untuk senantiasa bergotong
royong dan bahu membahu. Pesan itu juga terlihat
dari permainan, terutama dari bentuk barisan.
Setiap anak dituntut untuk mempertahankan dirinya
agar dapat menjaga keharmonisan barisan, tidak
terlepas dan menceraiberaikan barisan. Permainan
ini mendidik ketangkasan, dan tanggung jawab
memainkan peran.
Pesan-pesan di atas juga tercermin dalam
Anyam-anyaman . Simbol saling kait mengait betis
mengandung pesan menjaga persaudaraan, tidak
bercerai-berai, dan tidak melepaskan diri dari
tanggung jawab individu dalam masyarakat. Lagu
Anyam-anyaman juga mengandung nasihat agar
selalu hati-hati dan teratur dalam mengerjakan
segala sesuatu. Selain itu, irama lagu ini juga enak
dinyanyikan. Pola iramanya yang ceria melatih
semangat dan membangkitkan ekspresi gembira
anak-anak.
Lain Oray-orayan dan Anyam-anyaman ,
lain pula Jaleuleu Ja. Lagu ini mempunyai latar
belakang sejarah. Diperkirakan muncul pada
zaman revolusi, diciptakan sebagai kode rahasia
dalam menyampaikan berita tentang perang. Sang
pembawa berita menyanyikan lagu dengan lantang
di atas pohon dengan maksud agar berita rahasia
itu akan terdengar oleh pejuang-pejuang yang lain.
Pejuang yang mendengar meneruskan nyanyian
tersebut bersahut-sahutan.
Dalam permainan anak-anak, Jaleu-eu Ja
adalah panggilan bagi anak-anak agar berkumpul
untuk melakukan permainan. Anak yang
menyanyikan lagu ini akan ditimpal oleh anak lain
yang mendengar. Nyanyian pun akan dilantunkan
bersahut-sahutan mengesankan suasana yang
ramai dan gembira. Bila dikaji lebih jauh, lagu
tersebut mengandung pesan-pesan luhur seperti
kebersamaan, gotong-royong, mencita-citakan
dunia yang bersatu, dan menumbuhkan kecintaan
terhadap hewan dan tumbuhan (alam).
***
Masih banyak jenis kaulinan serta kawih
lainnya di Jawa Barat. Sebagai suatu kebudayaan
rakyat, selain berperan sebagai alat rekreasi,
kaulinan dan kawih berperan sebagai alat
pedagogik yang mendidik anak-anak untuk berjiwa
sportif dan menyiapkan mereka agar selalu siap
berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat
kelak.
Sayang, perkembangan teknologi
informasi dan semakin menghilangnya lahan-lahan
bermain anak-anak perlahan telah mengikis
(hampir) habis kebudayaan rakyat itu. Jarang
sekali masa kini ditemukan anak-anak memainkan
permainan rakyat di lapangan-lapangan atau di
tempat-tempat permainan lainnya. Mereka
mungkin lebih enjoy bermain Play Station , video
game, atau alat-alat permainan lainnya yang
berbau teknologi dan sangat mengurangi nilai
utama dalam permainan, yaitu interaksi dan
sosialisasi.
Semakin merosotnya peran seni
permainan ini dikhawatirkan akan menciptakan
suatu kondisi erosi budaya, di mana nilai-nilai
tradisi rakyat akan semakin mengalami degradasi
dan kepunahan. Pada gilirannya, kekhawatiran itu
akan berpengaruh besar pada perubahan cara
berpikir, pandangan hidup atau cara bertindak
generasi sekarang ke sisi individual yang sama
sekali tidak mencerminkan nilai utama kerakyatan,
suatu tempat akar rumput di mana mereka lahir,
tumbuh, dan berkembang. Atau inikah salah satu
sebab kenapa fisik, psikis, dan toleransi anak-
anak kota cenderung lebih jongkok daripada anak-
anak kampong? Kim#5

Pantun sunda

PANTUN SUNDA
Seni pantun Sunda berbeda dengan
pantun Melayu yang serupa sisindiran dalam
tradisi Sunda (puisi yang terdiri dari dua
bagian, sampiran dan isi). Pantun Sunda
merupakan seni pertunjukan cerita sastra
Sunda lama yang disajikan dalam paparan,
dialog, dan dinyanyikan. Seni pantun dilakukan
seorang juru pantun diiringi kacapi yang
dimainkannya sendiri.
Dalam naskah Siksa kandang Karesian
(1518M) dipaparkan pantun digunakan sejak
zaman Langgalarang, Banyakcatra, dan
Siliwangi. Asalnya cerita pantun seputar kisah
kegagahan raja-raja di atas. Pada
perkembangannya cerita pantun terus
bertambah. Kita pasti tak asing dengan Lutung
Kasarung , Langgasari, Ciung Wanara ,
Mundinglayadikusumah, Dengdeng Pati
Jayaperang, Ratu Bungsu Kamajaya , Sumur
Bandung , Demung Kalagan, dll. Seni tua usianya
ini melahirkan beberapa ahli pantun seperti
Rd. Aria Cikondang dari Cianjur (abad 17),
Aong Jaya Lahiman dan Jayawireja (abad 19),
Uce dan Pantun Beton Wikatmana dari Bandung
(awal abad 20) dan Ki Buyut Rombeng dari
Bogor.
Seni pantun Sunda umumnya
merupakan kisah yang disampaikan oleh
pendongeng profesional pada zamannya yang
seringkali berkelana dari desa ke desa untuk
menyampaikan ceritanya kepada semua orang.
Tujuan sang juru pantun bertutur adalah untuk
mengajarkan agama, kepercayaan, sejarah,
mitologi, moral, dan tata krama. Sepanjang
abad ini, dongeng-dongeng para juru pantun
lambat laun berubah menjadi cerita anak-anak.
Salah satu pantun Sunda yang sangat terkenal
adalah Lutung Kasarung. Dengan syair yang
panjangnya lebih dari 1000 baris, kisah yang
berasal dari abad 15 ini begitu populer hingga
termasuk kisah pertama yang difilmkan di
Indonesia pada 1926.
Pantun disajikan dalam dua bentuk.
Yang pertama sajian untuk hiburan dan yang
kedua merupakan sajian ritual
( ruwatan).Sebagai sajian hiburan, pantun
diceritakan atas permintaan penaggap. Sebagai
sajian ruwatan, pantun ditampilkan sama
dengan cerita wayang, seperti Batara Kala ,
Kama Salah, atau Murwa Kala. Pertunjukan
pantun, baik dalam fungsi hiburan maupun
ritual, tidak disajikan sembarangan. Sifatnya
yang sakral dipertahankan karena bagi
masyarakat Sunda membaca dan
mendengarkan pantun berisi cerita raja-raja
atau leluhur mereka merupakan bentuk
penghormatan tersendiri kepada nenek
moyang.
Pola pertunjukan pantun tak pernah
berubah: penyediaan sesajen, ngukus
(membakar kemenyan), mengumandangkan
rajah pamunah, babak cerita dari awal hingga
akhir, dan penutupan dengan
mengumandangkan rajah pamungkas.
Pertunjukan biasanya diiringi alat jusik kacapi.
Awalnya, kacapi yang dipergunakan sangatlah
sederhana seperti kacapi Baduy yang hanya
berdawai 7 kawat. Seiring dengan
pertumbuhan seni Cianjuran, kacapi kecil itu
digantikan dengan kacapi gelung (tembang) dan
akhirnya kacapi siter . Laras yang dimainkan
mengiringi pantun biasanya adalah laras pelog
dan salendro.
Sebagai kesenian yang hidup di tatar
Sunda sejak zaman Hindu sampai Islam dan
menjadi anutan masyarakat, tak heran jika
ungkapan, ajaran, dan petuah ki juru pantun
yang terdapat dalam isi pantun adalah
pembauran kedua zaman itu. Selain banyak
ungkapan-ungkapan yang berasal dari budaya
Islam seperti istighfar, takbir, dll., terdapat
pula ungkapan khas Hindu-Budha seperti ka
dewata , ka pohaci, ka para karuhun , buyut, dll.
Harus diakui, dewasa ini, kondisi seni
pantun sangat memprihatinkan. Walaupun seni
pantun masih dapat bertahan sebagai seni yang
adiluhung, tetap saja telah terjadi pergeseran
terutama dalam fungsinya dari yang sakral
menjadi profan.//kims

Rabu, 21 November 2012

Lirik lagu karat


SIA SIA ASA AING
capruk blewuk bulatuk capruk
krewak krewik krewuk krewek
ngabudah badeh cusay bubusay
blawlawlawlawlawlawlawlawlaw
sia sia asa aing
pa aing aing
modar sia!
muncrat mancret mencret menceret
ceret becrek kepret ku aing
sia sia asa aing
modar sia modar siah
sia sia asa aing
pa aing aing
modar sia!
Lajag lejeg babaung rahul
Jajabrog madog puak bunghak
Bugigag bagegeg garanyam gerenyem
Gadabah garayang kawasa marakayangan
RIRIWA DI MANA-MANA
ririwa di mana-mana
bungkeuleukan pajirim-jirim
jadi jim morisen
jadi jimi hendriks
jadi sid picus
jadi kurt kobeyn
jadi sukarno
jadi se guepara
jadi predrik nitseu
jadi bob marli
ririwa di mana-mana
ngajirim kunti nu maha seksi
jadi asia karera
jadi miyabi
jadi paris hilton
jadi sarah azhari
jadi marlin monru
jadi nikeu ardila
jadi dorceu gamalama
jadi madona
ririwa di mana-mana
ngajega merkosa harkat
jadi blekberi
jadi leptop epel
jadi emtipi
jadi lepis blujin
jadi pesbuk
jadi tuiter
jadi nyorangan boloho
jadi bodo katotoloyo
jadi aing
jadi sia
jadi rea
jadi ririwa
NU NGORA NU NYEKEL KONTROL
nu ngora nu nyekel
kontrol
hayu maju dulur-dulur
nu ngora nu nyekel kontrol
nu lila beuki paciweuh
tuur paketrok ngomong balelol
nu ngora nu nyekel
kontrol
pageuh panceg jadi pasek
keupeul rapet tujuk ka langit
wani raheut hajar jalanan
dadana lapang, ucapna lantang
nu ngora nu nyekel
kontrol
hidup budak ngora!!!
# dedicated to Bandung Death Metal Syndicate
TERORIS GENERASI
udag-udag
cekal
borgol
tembak di tempat
aing teroris generai
sia kudu modar kabeh!
cekok
porotan
gadabah
potong letahna
aing teroris generasi
sia kudu musnah kabeh!!
yeah!!!
DADANGOS BAGONG
dadangos bagong
kawas sia nu kompanyeu
dadangos bagong bulatuk jualan tai
dadangos bagong
molotot nenjoan bool
dadangos bagong
suntak sentak asa kawasa
dadangos bagong
siga liang irung aing
dadangos bagong sagede toket si jupe
dadangos bagong
cur cer cur cer
dadangos bagong
grak grok grak grok
dadangos
dadangos
dadangos
dadangos
bagong!!!
BURIAL BUNCELIK
aing
burial buncelik nahan lapar
aing
burial buncelik neang cai
aing
burial buncelik jadi ririwa
aing
burial buncelik ngajakan sia…
sarua ngarasa
sarua ngarasa
sarua ngarasa…
burial buncelik!!!
burial buncelik
muthafukkin hurt muthafukka
burial buncelik
suffocate die suffocate
burial buncelik
cracked brain dead bloated
burial buncelik
envy
anger
hatred
fake!!!
TRAH SUNDA
guna
ramah
hook
pesok
asih
mukpruk
ngulas
karunia
nyecep
ngala angen
emet
imeut
rajeun
leukeun
paka pradana
morogol-rogol
purusa ning-sa
karawaleya
widagda
gapitan
cangcingan
langsitan
trah sunda
ngakar sadagori
sang rama ngagurat lemah
sang resi ngagurat cai
sang prabu ngagurat batu
trah sunda
silih asah
silih asih
silih asuh

Lirik lagu XTAB - Gorok kuragaji

TINCAK HULUNA RAGAJI DIBEULI
RAGA PAMATI HARUKKEUN DIRI
GOROK KURAGAJI...GOROK KURAGAJI 2x
*SIA NGAN BISA NYERIKEUN HATE AINK
SIA NGAN BISA HADE GORENG
HIRUPKEUN NAFSU AINK
*SIA NGAN BISA NYERIKEUN HATE AINK
SIA NGAN BISA NGANCURKEUN HIRUP AINK
-LOBA BEAK KUMANEH...HAH
MONTONG BABACOT RASAKEUN YEUH RAGAJI
ULAH NGAGENI BISING MANEHNA NGERI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
AJAL SIA NGAN SAUKUR DIUJUNG HIRUP
AKAR DINA PAMEAKAN PEURIH
ANJ%*G...SIA...DIGOROK KURAGAJII...
TINCAK HULUNA DIGOROK KURAGAJI
SISIT JEUNG PEURIH JADI PANGGANTI
GOROK KURAGAJI...GOROK KURAGAJI 2x
SIA NGAN BISA SAUKUR JADI PEPEURIH
SIA NGAN BISA NYERIKEUN HATE AINK
GOROK KEREUT KU AINK
SIA NGAN BISA SAUKUR JADI PEPEURIH
DINA UJUNG PAMATII....
MONTONG BABACOT RASAKEUN YEUH RAGAJI
ULAH NGAGENI BISING MANEHNA NGERI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
GOROK.GOROK.GOROK KURAGAJI
SIA...DIBELEK...SIA....DIGOROK
AJAL SIA AYA DILEUNGEUN AINK
SIA...ANJ*&K...SIA....DIGOROK KURAGJI...

Senin, 19 November 2012

Biografi band Saffar

Band Death Metal Saffar –
Teori death metal identik dengan kebrutalan
melulu, gugur begitu saja jika kita menyimak
deathmetal yang diusung dan disajikan band ini.
Kecuali font band mereka yang memang didesain
untuk merepresentasikan musik Saffar, selebihnya
mereka menyuguhkan warna berbeda dibanding
band deathmetal kebanyakan.
Simak empat lagu mereka yang terangkum dalam
CD promo yang penjualannya disatupaketkan
dengan rilisan kaus Fuck Your Orde Seclorum.
Musik yang mereka sajikan memang tak ada beda
dengan deathmetal yang banyak dimainkan band-
band asal Ujungberung, tempat asal mereka
tumbuh. Namun, dari segi lirik, lagu-lagu Saffar
sangat kental bernapaskan Islam. Mulai dari singel
pertama Gorok Zionis hingga Samiri Jilat Bumi,
Saffar telah memposisikan diri sebagai band
deathmetal dengan ideologi berbeda.
Mereka sadar pemilihan jalan ideologi seperti itu
membawa konsekuensi tertentu. Salah satunya
tudingan ideologi musik yang diusung Saffar telah
melenceng karena tak mengumbar kebrutalan
secara total. “Tapi, kami anggap tudingan seperti
ini sebagai hal wajar. Kami yakin setiap pilihan
memili konsekuensi masing-masing,” tutur
Ramon, basis Saffar.
Namun pada akhirnya, kualitas musiklah yang
banyak menentukan sudut pandang khalayak.
Seperti band lain yang lahir di Ujungbronx, Saffar
menyuguhkan deathmetal yang tipikal. Hanya saja
mereka membalutnya dengan energi yang lebih
frontal.
Daya tarik utama Saffar, terutama di atas
panggung, terletak pada permainan bas Ramon. Ia
memainkan bas enam dawai dengan teknik totally
taping. Gaya permainan bas yang mungkin hanya
ada satu di antara ratusan band deathmetal yang
lahir dan besar di kota kembang.
Tak heran bila permainan Ramon banyak
mengundak decak kagum. Salah satu pengakuan
atas kualitas permainan bas Ramon datang dari
Bleeding Corpse. Band deathmetal garda depan
asal Ujungbronx ini sempat meminjam Ramon saat
menggelar gigs di Medan, Mei 2011.
Embrio Saffar sendiri lahir ketika inisiatif Gilang
a.k.a Acil dibuahi kesepakatan dari Miko, Rezi,
dan Fariz, untuk menjalin konfigurasi sebuah band
deathmetal. Konfigurasi itu menjadi lengkap ketika
Andriz dan Garung turut bergabung.
Namun, langkah Saffar sempat goyah ketika Miko
memutuskan undur diri. Sementara Rezi fokus
melanjutkan propaganda hidup bersama Auticed
dan Fariz menempuh jalan hidup dengan
menggarap proyek bernama Lumpur. Sedangkan
Garung teguh mencurahkan konsentrasi buat
Inquisisi.
Beruntung, keluarnya tiga personel tersebut tidak
membuat Gilang dan Andriz kehabisan spirit untuk
terus mengibarkan bendera Saffar. Sampai
kemudian muncul sosok antitesis bernama Parjo.
Formasi sebagai sebuah band makin solid ketika
Ramon dan Iyenk ikhlas mengenakan atribut
keislaman dalam balutan propaganda bernama
Saffar.

Minggu, 18 November 2012

Pengertian Zionis

Zionisme adalah sebuah gerakan kaum Yahudi
yang tersebar di seluruh dunia untuk kembali lagi
ke Zion, bukit di mana kota Yerusalem berdiri.
Zion, atau kadangkala juga dieja sebagai Sion
(dari Bahasa Ibrani: ציון , Tziyyon, Bahasa Arab :
ﺻﻬﻴﻮﻥ "Ṣahyūn")) adalah bukit di mana kota
Yerusalem berdiri. Sekarang ini, perkampungan
Yahudi di kota lama Yerusalem berdiri di atas
bukit Zion.
Nama Zion biasanya merujuk ke kota Yerusalem
dan tanah Israel
Gerakan yang muncul di abad ke-19 ini ingin
mendirikan sebuah negara Yahudi di tanah yang
kala itu dikuasai Kekaisaran Ottoman (Khalifah
Ustmaniah) Turki.
Zionisme merupakan gerakan Yahudi
Internasional. Istilah zionis pertama kali dipakai
oleh perintis kebudayaan Yahudi, Mathias Acher
(1864-1937), dan gerakan ini diorganisasi oleh
beberapa tokoh Yahudi antara lan Dr.Theodor
Herzl dan Dr.Chaim Weizmann. Dr. Theodor Herzl
menyusun doktrin Zionisme sejak 1882 yang
kemudian disistematisasikan dalam bukunya "Der
Judenstaat" (Negara Yahudi) (1896). Doktrin ini
dikonkritkan melalui Kongres Zionis Sedunia
pertama di Basel, Swiss, tahun 1897. Setelah
berdirinya negara Israel pada tanggal 15 Mei
1948, maka tujuan kaum zionis berubah menjadi
pembela negara baru ini.
Rapat Dewan Umum PBB mengeluarkan Resolusi
3379 tanggal 10 Desember 1975 , yang
menyamakan Zionisme dengan diskriminasi
rasial. Akan tetapi pada 16 Desember 1991 ,
resolusi tersebut dicabut kembali.
Resolusi 3379 dikeluarkan oleh Dewan Umum PBB
pada tahun 1975. Resolusi ini menyatakan bahwa
Zionisme adalah sebuah bentuk rasisme. Resolusi
ini lolos dengan 72 suara yang mendukung, 35
menolak dan 32 abstain. Jumlah 72 suara yang
mendukung ini termasuk 20 negara Arab, 12
negara lainnya dengan mayoritas Muslim,
termasuk Turki yang mengakui Israel kala itu, 12
negara Komunis, 14 negara Afrika non-Muslim
dan 14 negara lainnya termasuk Brazil, India,
Meksiko, dan Portugal.
Pada tahun 1991, situasi dunia internasional
menjadi berbeda setelah runtuhnya Uni Soviet,
kemenangan pasukan sekutu di Irak yang dipimpin
Amerika Serikat dan hegemoni negara adidaya ini
di dunia internasional. Maka pada tanggal 16
Desember 1991, Dewan Umum mengeluarkan
Resolusi 4686, yang menarik resolusi 3379
dengan 111 suara setuju dan 25 suara menolak.
Sementara itu ada 13 yang abstain dan 17
delegasi tidak hadir. Sementara itu 13 dari 19
negara Arab, termasuk yang berunding dengan
Israel menolak resolusi ini. Enam lainnya tidak
hadir. Tidak ada Negara Arab yang setuju. PLO
mengecam keras resolusi ini. Hanya tiga Negara
non-Muslim yang menolak resolusi ini: Kuba,
Korea Utara dan Vietnam. Hanya satu negara
dengan mayoritas penduduk Muslim mendukung
resolusi ini, yaitu Albania, lainnya abstain atau
tidak hadir.

Penyebab terjadinya konflik israel dan palestina

Konflik ini dimulai setelah perang dunia
kedua,ketika masyarakat Israel (yahudi)
berpikir untuk memiliki negara sendiri.
(menurut sejarah mereka keluar dari tanah
Israel setelah Perang Salib karena dituduh
pro-Kristen oleh tentara Islam, yang
kemudian ditinggali oleh orang-orang Filistin
atau Palestine) pikiran berbentuk zionisme
yang didorong oleh genosida oleh Nazi pada
perang dunia kedua. Pilihan letak negara itu
tentu saja adalah tanah leluhur mereka yang
pada saat itu merupakan tanah jajahan Inggris
karena secara leluhur mereka memilikinya
tapi juga secara religius beberapa tempat
keagamaan Yahudi ada disana.
Meskipun tidak secara terbuka, negara-
negara barat setuju dan mendukung
(alasannya karena sebelum orang Palestina
tinggal disana, tanah itu adalah milik Israel).
sebaliknya negara-negara Arab berargumen
bahwa adalah karena Jerman yang melakukan
genosida maka tanah Jerman lah yang harus
disisihkan untuk dijadikan negara
Yahudi.Dibalik semua intrik politik dan
keuntungan dan kerugian politik, strategis,dll.
Inggris secara sukarela mundur dari negara
dan memberikan siapa saja untuk
mengklaimnya. berhubung Isreal lebih siap
maka mereka lebih dahulu memproklamirkan
negara.
Sebaliknya orang-orang palestina yang telah
tinggal dan besar disana tidak mau terima
mejadi bagian negara Yahudi (dalam literatur
doktrin Islam pemimpin negara harus seorang
Muslim),sehingga bangsa Israel kemudian
melihat orang Palestina sebagai ancaman
dalam negeri, begitu juga dengan bangsa
Palestina yang menganggap Israel sebagai
penjajah baru.
Hasilnya bisa ditebak, perang dan konflik
yang telah berbelit-belit. yang sebenarnya
adalah urusan antara dua negara/bangsa
menjadi konflik antara agama (Yahudi vs
Islam) belum lagi stabilitas kawasan timur
tengah dan ikut campur Amerika dengan
kebijakan Minyak mereka.
Jadi sebenarnya masalah dasarnya tidak ada
hubungannya dengan orang Palestina itu
beragama Islam atau orang Israel itu
beragama Yahudi, tapi masalahnya adalah
"Tanah dan Kekuasaan".
Tiga Alasan Dasar Perebutan Kota Suci
Jerusalem :
1. Alasan Ekonomi
Presiden Bill Clinton sudah menjelaskan hal
ini di Gedung Putih dalam wawancaranya
dengan koran Otto Citizen Canada pada
tanggal 1 Desember 2000, bahwasanya “kota
Jerusalem akan menjadi tempat tujuan utama
para turis internasional dan para pelancong
dunia dalam sejarah keparawisataan” dan
karenanya pula ia berusaha merayu Presiden
Yasir Arafat agar mau memindahkan masjid
Al-Aqsho dari sana.
Pada realitasnya, sesungguhnya musuh Israel
dengan usaha keras mereka untuk menguasai
kota Jerusalem dan kota Jerusalem yang
lama dengan seluruh mesjid dan gereja yang
ada di dalamnya- mereka ingin menguasai
dan menjadi coordinator tunggal untuk
mengurusi para Haji dan Kristiani ke sana dan
mereka pula yang mengurusi kunjungan umat
Islam untuk menyempurnakan Hajinya. Dan
ini akan mendatangkan pendapatan devisa
yang sangat besar yang mereka dapat dari
kunjungan umat Kristiani dan umat Islam,
bukan kunjungan para turis internasional
seperti yang diungkapkan Bill Clinton.
2. Alasan Politis
Alasan ini terealisasikan lewat program
mereka untuk menjadikan kota Jerusalem
lama yang memiliki posisi yang strategis dan
sejarah panjang menjadi “Ibu Kota Negara
yang Abadi” menurut keyakinan mereka), yang
dari sanalah mereka akan menguasai seluruh
wilayah sekitarnya.
Bariz, seorang politisi Libanon pernah
bercerita ketika ada pertemuan di PBB setelah
Zionis Israel mencaplok Libanon pada tahun
1982, ketika Perdana Menteri Israel pada
waktu itu Manahen Begin, mengundang
mantan Perdana Mentri Libanon Kamil
Syam`un untuk mengunjungi kota suci
Jerusalem,(seperti diceritakan oleh Kamil
Syam`un dalam otobiografinya dalam bahasa
Prancis) Manahen Begin berprilaku seolah-
olah ia “Raja Sulaiman” sedangkan Kamil
Syam`un diberlakukan seolah-olah salah satu
raja “Al-guwaiyiim” ( buta huruf /bodoh) di
masa mendatang. Yang datang dari kota
“Shuur” untuk menyembahkan rasa tunduk
dan loyal kepada raja “Israel” yang baru.
Penggalan cerita ini sudah cukup sebagai
simulasi untuk menjelaskan alasan yang
sangat esensi yang terwujud lewat aturan
yang ada di Timur Tengah. Sebuah aturan dan
undang-undang yang ingin diberlakukan
secara paksa oleh Amerika Serikat kepada
seluruh wilayah itu, dengan kerja keras untuk
menyamakan aturan bagi warga Arab
bagaimanapun caranya.
3. Alasan Historis
Dengan alasan perang budaya, maka merebut
kota suci Jerusalem dan menguasai seluruh
barang bersejarah umat Islam dan Kristen di
kota itu merupakan kemenangan budaya Barat
atas budaya Arab Islam, dengan keunggulan
dan hegemoni politik Barat mengajak
sekutunya untuk mengusik “dendam sejarah
masa lalu” yang
berkobar dalam jiwa dan dada mereka atas
budaya Arab Islam yang mengalahkan mereka
dalam perang orang-orang Barat delapan abad
yang lalu.